Modal Usaha Es Teh Solo: Peluang, Perhitungan, dan Strategi Suksesnya

Senin, 19 Januari 2026 | 10:49:41 WIB
modal usaha es teh solo

Jakarta - Modal usaha es teh Solo sering menjadi topik yang menarik bagi calon pengusaha minuman, terutama karena usaha ini bisa dimulai dengan biaya yang relatif ringan namun berpotensi untung besar. 

Minuman es teh khas Solo dikenal dengan rasa yang segar dan unik serta memiliki peluang pasar yang luas di berbagai kalangan masyarakat. 

Potensi ini pula yang membuat banyak pelaku usaha, baik pemula maupun berpengalaman, tertarik untuk membuka gerai atau bergabung dalam kemitraan franchise es teh Solo.

Artikel ini akan membahas secara lengkap mulai dari estimasi modal usaha es teh Solo yang diperlukan, jenis-jenis paket kemitraan, perhitungan biaya dan potensi keuntungan, hingga strategi agar usaha es teh Solo dapat berkembang dan bertahan dalam jangka panjang.

Apa Itu Es Teh Solo dan Potensinya

Es teh Solo adalah salah satu variasi minuman teh yang sudah dikenal luas di Indonesia, berasal dari tradisi teh berkualitas dengan cita rasa khas Solo yang wangi, sepet, manis, dan kental. 

Karena popularitasnya serta harga jual yang terjangkau, banyak konsumen dari berbagai usia yang menikmati minuman ini.

Karena karakteristik tersebut, modal usaha es teh Solo dapat sangat beragam tergantung pada konsep usaha yang dipilih—apakah berjualan dengan gerobak sendiri, membuka booth kecil, atau bergabung melalui kemitraan franchise. 

Jenis usaha ini juga cocok dijalankan di berbagai lokasi strategis seperti dekat sekolah, kampus, kantor, atau area keramaian.

Estimasi Modal Usaha Es Teh Solo

Untuk memulai bisnis minuman segar yang menjanjikan ini, penting bagi calon pengusaha untuk memahami modal usaha es teh solo agar dapat merencanakan investasi dan biaya operasional dengan tepat.

1. Modal Awal untuk Franchise Es Teh Solo

Bagi yang ingin bergabung langsung dengan brand yang sudah dikenal, franchise menjadi pilihan yang menarik karena sistem dan dukungan yang sudah teruji. Berikut adalah estimasi modal yang umum ditawarkan:

  • Paket Booth Ekonomis: sekitar Rp 3,8 juta
  • Paket Booth Portable: sekitar Rp 7,1 juta
  • Paket Booth Kontainer Kecil: sekitar Rp 10,7 juta
  • Paket Booth Kontainer Besar: sekitar Rp 11,9 juta

Setiap paket biasanya mencakup booth/gerai, peralatan meracik, bahan baku awal, serta perlengkapan lain yang dibutuhkan untuk mulai berjualan. Untuk lebih lengkapnya silahkan baca disini.

Keuntungan utama dari paket kemitraan ini adalah Anda akan mendapatkan dukungan dari pihak franchisor berupa SOP, pelatihan cara meracik minuman, peralatan lengkap, serta materi promosi yang siap pakai. 

2. Modal Non-Franchise (Mandiri)

Jika Anda memilih untuk menjalankan usaha es teh Solo tanpa bekerjasama dengan merk tertentu, modal yang dibutuhkan bisa jauh lebih rendah. Sebagai contoh:

  • Booth portable dan X-banner: sekitar Rp 890.000
  • Payung tenda: sekitar Rp 250.000
  • Termos es batu, dispenser, dan peralatan kecil lainnya: sekitar Rp 315.000
  • Bahan baku awal (untuk 100 cup): sekitar Rp 178.500

Total modal produksi awal untuk memulai usaha sendiri bisa dimulai dari sekitar Rp 1,4 juta, belum termasuk biaya sewa lokasi atau operational lainnya.

Keuntungan skenario ini adalah Anda memiliki kebebasan penuh atas produk, harga, dan strategi pemasaran Anda sendiri.

Perbandingan Franchise dan Mandiri

Aspek

Franchise

Usaha Mandiri

Kebutuhan modal awal± Rp 3,8 juta – Rp 11,9 juta± Rp 1,4 jutaan
Dukungan bisnisSOP, pelatihan, brandSepenuhnya dari Anda
Resiko komersialLebih rendahLebih tinggi
Potensi ROICukup cepat (1–2 bulan)Variatif sesuai strategi

Franchise menawarkan kemudahan lewat brand dan sistem yang sudah siap pakai, sedangkan usaha mandiri memberi kebebasan penuh namun memerlukan strategi yang lebih matang.

Potensi Keuntungan dan Balik Modal

Berdasarkan pengalaman para mitra franchise es teh Solo, usaha ini memiliki peluang balik modal yang cukup cepat jika operasional dan strategi penjualan dijalankan dengan baik. 

Banyak mitra melaporkan bahwa mereka bisa menutup modal awal dalam waktu 1–2 bulan, terutama apabila penjualan harian berjalan stabil dan lokasi usaha dipilih dengan tepat.

Perhitungan Penjualan Harian

Sebagai ilustrasi, jika sebuah gerai berhasil menjual 60–110 gelas per hari, pendapatan kotor bisa dihitung berdasarkan harga jual rata-rata per gelas. Misalkan harga jual es teh Solo adalah Rp 8.000 per gelas:

  • Untuk 60 gelas per hari: 60 x Rp 8.000 = Rp 480.000
  • Untuk 110 gelas per hari: 110 x Rp 8.000 = Rp 880.000

Jika dijadikan pendapatan per bulan (asumsi buka setiap hari):

  • Penjualan 60 gelas/hari: Rp 480.000 x 30 = Rp 14.400.000
  • Penjualan 110 gelas/hari: Rp 880.000 x 30 = Rp 26.400.000

Estimasi Biaya Operasional

Dari pendapatan kotor tersebut, ada beberapa biaya operasional yang harus diperhitungkan:

  1. Bahan Baku: Teh, gula, sirup, es batu, dan gelas. Untuk 100 gelas, biaya bahan baku sekitar Rp 178.500–Rp 200.000. Jika dijual 60–110 gelas per hari, kebutuhan bahan baku per bulan berkisar Rp 5–10 juta, tergantung volume penjualan.
  2. Gaji Pegawai (jika ada): Untuk usaha kecil mandiri biasanya pemilik yang melayani sendiri, tetapi jika menggunakan 1–2 karyawan, biaya gaji minimal Rp 1,5–2 juta per orang per bulan.
  3. Sewa Lokasi: Lokasi strategis biasanya menyewa sekitar Rp 1–3 juta per bulan, tergantung wilayah dan traffic pengunjung.
  4. Operasional Lain: Gas, listrik, kebersihan, dan promosi, sekitar Rp 500 ribu–Rp 1 juta per bulan.

Perhitungan Keuntungan Bersih

Jika kita ambil skenario konservatif:

  • Penjualan 80 gelas/hari x Rp 8.000 = Rp 640.000/hari ? Rp 19.200.000/bulan
  • Biaya operasional bulanan: Rp 10.000.000 (bahan baku + sewa + operasional lainnya)

Maka keuntungan bersih: Rp 19.200.000 – Rp 10.000.000 = Rp 9.200.000/bulan

Dengan angka ini, modal awal untuk booth, peralatan, dan bahan baku awal (sekitar Rp 5–7 juta untuk franchise kecil) bisa tertutup dalam 1–2 bulan. Semakin tinggi penjualan harian, semakin cepat pula usaha balik modal dan mulai menghasilkan keuntungan stabil.

Faktor-Faktor yang Memengaruhi Kecepatan Balik Modal

  1. Lokasi Usaha
    Lokasi yang ramai, dekat sekolah, perkantoran, atau area wisata cenderung memberikan penjualan lebih tinggi. Usaha di lokasi strategis bisa meningkatkan angka penjualan harian hingga dua kali lipat dibanding lokasi biasa.
  2. Kualitas Produk dan Konsistensi Rasa
    Produk yang selalu konsisten dari segi rasa, tampilan, dan kebersihan menarik pelanggan untuk kembali. Pelanggan loyal ini berperan besar dalam menjaga stabilitas penjualan.
  3. Promosi dan Strategi Pemasaran
    Promosi melalui media sosial, banner, atau diskon spesial dapat meningkatkan traffic pembeli. Mitra franchise biasanya memanfaatkan strategi seperti program “beli 10 gratis 1” atau penawaran paket untuk menarik pembeli baru.
  4. Manajemen Operasional yang Efektif
    Mengatur stok bahan baku, menjaga kualitas minuman, serta melayani pelanggan dengan cepat dan ramah dapat meminimalkan kerugian dan meningkatkan profit.
  5. Musiman dan Event Khusus
    Penjualan bisa meningkat pada musim tertentu, misalnya musim panas atau liburan sekolah, serta selama event tertentu seperti bazar atau festival kuliner. Memanfaatkan momen ini bisa menambah pendapatan signifikan.

Strategi Agar Usaha Es Teh Solo Sukses

1. Pilih Lokasi yang Tepat

Lokasi sangat menentukan dalam bisnis minuman. Tempat strategis seperti dekat sekolah, kampus, stasiun, atau pasar bisa meningkatkan jumlah pembeli karena tingginya lalu lintas orang.

2. Tetap Konsisten pada Kualitas Rasa

Rasa yang konsisten dan kualitas bahan baku yang baik akan membuat pelanggan kembali datang dan menjadi pelanggan tetap.

3. Gunakan Promosi Efektif

Manfaatkan media sosial untuk memamerkan minuman Anda dengan foto menarik, promo happy hour, atau kolaborasi kecil dengan UMKM lokal.

Sebagai kesimpulan, mengukur modal usaha es teh Solo bukan hanya soal angka nominal, tetapi juga tentang strategi yang tepat, target pasar yang sesuai, dan konsistensi dalam kualitas. 

Baik membuka usaha mandiri dengan modal sekitar jutaan rupiah maupun bergabung dengan franchise yang terjangkau, keduanya punya potensi keuntungan yang menarik.

Dengan pilihan yang tepat dan perencanaan matang, usaha es teh Solo bisa menjadi pintu gerbang sukses Anda di dunia bisnis minuman.

Terkini