DAAZ Optimalkan Capex Ekspansi Armada dan Logistik Tahun Depan

Jumat, 28 November 2025 | 14:02:29 WIB
DAAZ Optimalkan Capex Ekspansi Armada dan Logistik Tahun Depan

JAKARTA - PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ) terus melanjutkan agenda ekspansi bisnisnya dengan serapan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar US$ 27 juta hingga November 2025. 

Anggaran tersebut menjadi bagian dari total alokasi US$ 90 juta yang disiapkan perseroan untuk periode 2025–2026.

Chief Investor Relation DAAZ, Yulianti, menjelaskan bahwa realisasi capex ini menjadi fondasi penting bagi pengembangan armada dan fasilitas logistik perseroan. “Ekspektasi kami, delivery aset-aset baru akan diterima di tahun 2026,” kata Yulianti.

Fokus Capex: Armada dan Infrastruktur Logistik

Sebagai bagian dari ekspansi, DAAZ tengah menantikan kedatangan tiga set tugboat (kapal tunda) dan barge (kapal tongkang), serta membangun dua unit Self-Propelled Oil Barge (SPOB) untuk pengangkutan minyak dan bahan cair, ditambah satu kapal tongkang minyak.

Pendanaan pengadaan dan pembangunan aset tersebut berasal dari Obligasi I PT Daaz Bara Lestari Tahun 2025 senilai Rp 500 miliar. 

Alokasi dana disusun sebagai berikut: 62,5% untuk pembangunan dua unit SPOB dan tiga set tug & barge oleh PT Aserra Logistik Indonesia, 21,2% digunakan sebagai modal kerja PT Bara Makmur Dwitama untuk perdagangan batu bara, dan 16,3% disalurkan kepada PT Indo Lautan Energi untuk pembangunan tongkang minyak serta pembelian solar.

Strategi Perluasan Jaringan dan Pelanggan Baru

Direktur DAAZ, Muljanto, menyampaikan bahwa perseroan juga telah berhasil menjaring beberapa pelanggan baru untuk mendukung kegiatan eksplorasi di Pulau Obi dan Halmahera. Selain itu, DAAZ turut mengikuti sejumlah tender strategis untuk memperluas cakupan layanan logistik.

“Langkah-langkah ini akan memperkuat posisi kami di sektor energi dan logistik, sekaligus menjadi pijakan untuk pengembangan armada yang lebih modern dan efisien,” terang Muljanto.

Tantangan Industri dan Upaya Mitigasi

Meskipun ekspansi terus berjalan, industri energi dan logistik masih dihadapkan pada beberapa tantangan. Di antaranya adalah melemahnya permintaan batu bara global, keterbatasan pasokan solar, turunnya tarif angkutan laut, dan menurunnya aktivitas pertambangan di beberapa lokasi.

Untuk mengantisipasi tekanan tersebut, DAAZ menyiapkan beberapa strategi mitigasi. Muljanto menjelaskan, langkah-langkah tersebut meliputi efisiensi biaya operasional, peluang kolaborasi dengan penambang nikel baru, diversifikasi pemasok batu bara, serta pengembangan armada logistik dan investasi alat berat.

“Selain itu, kami akan memperluas jaringan distribusi, ekspansi depo yang kami miliki, dan menambah kapasitas storage pada tahun depan,” tambahnya.

Optimisme DAAZ Menatap 2026

Dengan progres serapan capex dan pengembangan armada logistik, DAAZ tetap optimistis dapat memperkuat kinerja bisnisnya pada 2026. 

Investasi strategis ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kapasitas operasional, tetapi juga memperkuat posisi perseroan sebagai pemain kunci di sektor energi dan logistik nasional.

Yulianti menambahkan, realisasi capex hingga November 2025 juga menjadi sinyal positif bagi investor. “Serapan modal yang signifikan menunjukkan bahwa DAAZ berkomitmen pada pertumbuhan berkelanjutan dan menjaga kesinambungan operasional,” ujarnya.

Proyeksi Ke Depan: Ekspansi Armada dan Optimalisasi Logistik

Rencana ekspansi armada termasuk pengadaan tugboat, barge, dan SPOB menjadi fokus utama perseroan untuk meningkatkan kapasitas distribusi dan pengangkutan energi. Selain itu, pengembangan depo dan storage akan mendukung efisiensi operasional di berbagai wilayah.

Perseroan menargetkan, aset baru ini dapat meningkatkan mobilitas logistik, mempercepat distribusi komoditas energi, serta menekan biaya operasional. 

Langkah ini sejalan dengan strategi DAAZ untuk memperkuat ekosistem logistik yang terpadu, sekaligus memanfaatkan peluang bisnis dari sektor energi dan pertambangan yang masih menjanjikan.

Dengan total serapan capex US$ 27 juta hingga November 2025, DAAZ menunjukkan komitmennya dalam mengoptimalkan ekspansi armada dan logistik. Perseroan tidak hanya menyiapkan aset fisik, tetapi juga merancang strategi operasional dan kolaborasi bisnis untuk mengantisipasi tantangan industri. 

Langkah ini menjadi fondasi bagi pertumbuhan jangka panjang, sekaligus meningkatkan kepercayaan investor terhadap prospek bisnis DAAZ di sektor energi dan logistik.

Terkini

Cek paket Zalora: Panduan Lengkap Melacak Pesananmu

Minggu, 30 November 2025 | 12:17:46 WIB

Update Harga iPhone 13 di iBox Terbaru 2025

Minggu, 30 November 2025 | 12:17:45 WIB

10 Aplikasi Menulis di Android 2025

Minggu, 30 November 2025 | 10:17:06 WIB

Harga HP Tecno Pova 5 dan Spesifikasinya di Indonesia

Minggu, 30 November 2025 | 10:17:03 WIB